Featured

Neon Indian Berbicara tentang Euro Disco dan Daft Punk

Kelompok elektronik chillwave asal Texas, Amerika Serikat, Neon Indian, pada November 2015 lalu sempat mengadakan konser tunggal di panggung utama Rolling Stone Café, Jakarta. Dihadiri oleh ratusan para penggemarnya, konser tersebut juga turut menampilkan unit elektronik asal Jakarta sebagai pembuka acara yaitu Future Collective.

Satu jam sebelum konser berlangsung, vokalis sekaligus motor Neon Indian, Alan Palomo, sempat melakukan wawancara dengan Rolling Stone Indonesia. Palomo dengan santainya memberi jawaban mengenai pengaruh musik euro disco terhadap Neon Indian juga pengalaman pribadinya dengan musik Daft Punk.

Perihal pengaruh musik euro disco, Palomo membuka pengalaman dirinya saat menjadi seorang DJ di kota asalnya, Texas. Di masa itu Palomo sering kali mencari album-album baru untuk dijadikan referensi dan repertoar pementasan selanjutnya. Sebelum membentuk Neon Indian, Palomo kembali melakukan hal tersebut dengan mencari beberapa album ber-genre italo disco hingga unsur dentuman balearic.

Palomo juga bercerita tentang pengalaman pribadinya dengan duo elektronik ternama asal Prancis, Daft Punk – Rolling Stone sempat menilai bahwa salah satu nada lagu Neon Indian sebagai ‘vintage’ Daft Punk. Ia masih ingat betul saat pertama kali menyaksikan video musik animasi “One More Time” hingga kehilangan kesempatan menyaksikan tur konser besar Daft Punk yang bertitel ‘Alive’ pada 2007 silam.

Comments
To Top